PENGERTIAN SILATUR-RAHMI
Perihal Silatur-rahmi / Silatur-rahim, Rasûlullâh saw telah bersabda :

“Barangsiapa yang menghendaki agar diperpanjang umurnya, maka bersilatur-rahim-lah”
(Kitab An-Nihayah karya Ibnul-Atsir hal. 191)
Rasûlullâh saw juga bersabda :

“Barangsiapa yang menginginkan (membuatnya senang) agar rizqinya dibentangkan dan jika ditambah baginya umurnya, maka bersilatur-rahim-lah”
(H.R. Bukhârî Kitabul-‘Adab hal. 6)
Dari kedua hadits di atas jelaslah bahwasanya Silatur-rahim / Silatur-rahmi mempunyai keutamaan, diantaranya : memanjangkan umur, ditambahkan rezekinya dll, tapi satu hal yang perlu diperhatikan adalah makna (pengertian) Silatur-rahim / Silatur-rahmi yang sesungguhnya menurut para ‘Ûlama.
Ibnul-Atsir di dalam Kitab An-Nihayah telah menjelaskan mengenai pengertian Silatur-rahim / Silatur-rahim sebagai berikut :

“Sungguh telah diulang-ulang di dalam hadits, pembahasan mengenai Silatur-rahmi, yang merupakan kinayah (perumpamaan) dari berbuat baik kepada kerabat yang memiliki nasab (hubungan darah) dan hubungan kekeluargaan melalui pernikahan (mantu, ipar dll), dan berbuat baik (lemah lembut) atas mereka, dan berbuat baik (kasih sayang) dengan mereka, dan menaruh perhatian atas kondisi mereka”
(Kitab An-Nihayah karya Ibnul-Atsir hal. 191)
Jadi jelaslah bahwasanya Silatur-rahim / Silatur-rahmi adalah berbuat baik kepada kerabat/keluarga yang memiliki hubungan, baik hubungan darah (orang tua, kakak, adik dll) maupun hubungan melalui perkawinan (mertua, menantu, ipar dll), lemah lembut terhadap mereka, kasih sayang serta menaruh perhatian atas kondisi (keuangan) mereka. Jadi pengertian Silatur-rahmi / Silatur-rahim yang selama ini difahami merupakan kesalahan, salah kaprah, dikarenakan ketidaktahuan mereka, karena mengartikan sesuatu tidak berpedoman kepada sumber yang bisa dipertanggungjawabkan.
Jadi apabila kita berkunjung/mengunjungi seseorang yang tidak mempunyai hubungan darah dan tidak mempunyai hubungan melalui perkawinan, maka itu tidak bisa disebut Silatur-rahim / Silatur-rahmi.
Wallâhu A’lam.
