Bang mau tanya.
Sebenarnya bagaimana sih aturan puasa secara keseluruhan. Karena yg saya tahu puasa itu menahan makan dan minum, berbuat mungkar serta berhubungan sex. Bagaimana dgn. yang lain seperti, mencicipi masakan saat masak, korek kuping (karena ada sedikit kenikmatan disitu), berenang, menangis, konsumtif saat lebaran hendak tiba. Terima kasih. Pernomo
Jawab:
Puasa atau Shaum arti asalnya adalah “Tarkul-Kalam Wa Imsakun ‘Anil-Fi’li”. Artinya “Meninggalkan/Memelihara ucapan dan menahan diri dari perbuatan”. Arti atau makna ini sesuai dengan sabda Nabi saw: “Laisash-Shiyamu Minal-Akli Wasy-Syarab. Innamash-Shiyamu Minal-Laghwi War-Rafats”. Artinya: “Puasa itu bukan — sekedar — menahan makan dan minum.
Akan tetapi, puasa itu menahan diri dari perbuatan sia2 dan ucapan yang kotor”. Yang dimaksud perbuatan sia2 dan ucapan yang kotor yang harus ditahan menurut beberapa hadits Nabi saw., antara lain: “Bertengkar, memaki-maki, berbohong, menggunjing dsb”.
Perbuatan ini semua dapat membatalkan pahala puasa. Jadi, menahan makan, minum, sex dsb hanya bagian dari Shaum. Adapun sekedar mencicipi masakan di lidah lalu di ludahkan kembali, korek2 kuping, berenang, menangis tidak termasuk hal yang dilarang ketika puasa. Sedangkan bersikap konsumtif saat lebaran hendak tiba, tentu bukan termasuk perbuatan baik. Karena agama kita melarang semua perbuatan yang berlebih-lebihan.
