JAMINAN KEBERHASILAN BAGI ORANG YANG MENGIMPLEMENTASIKAN DO’A

Sesungguhnya Allâh SWT. telah berjanji dan memberikan jaminan yang pasti bagi siapa-saja yang mengimplemtasikan do’a ini, maka segala ikhtiyar dan usaha yang dilakukannya akan memperoleh hasil yang memuaskan, sebagaimana firman-Nya :

“Mereka itulah orang-orang yang mendapatkan bagian (hasil) dari apa saja yang mereka usahakan; dan Allâh sangat cepat perhitungannya”.
(Surah Al-Baqarah (2) : 202)
Dalam ayat ini disebut kata “kasabû” yang berasal dari kata “kasaba”, “yaksibu”, “kisbân” atau “kasbân”, yang ta’rifnya dari segi bahasa ialah :

“Melakukan usaha untuk mendapatkan rezeki dan — manfa’at — yang lain”.
(Lihat catatan kaki Sunan Ibnu Mâjah juz II hal. 723)
Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, bahwa bekerja atau berusaha merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim. Jadi, segala ikhtiyar dan usaha yang mereka lakukan untuk memperoleh rezeki atau apa saja yang termasuk dalam katagori “Hasanah fîd- Dun-ya” (Kebaikan di Dunia), dan juga “Hasanah fîl-Âkhirat” (Kebaikan di Akhirat) sebagai konsekwensi dari do’a ini, akan diberi balasan oleh Allâh, yaitu “keberhasilan”. Artinya mereka akan memperoleh hasil dari usahanya itu, baik di dunia maupun di akhirat. Dan ayat ini ditutup dengan kata-kata yang meyakinkan :

“Dan Allâh itu sangat cepat perhitungannya”.
Maksudnya, Allâh itu sangat cepat di dalam memberikan ganjaran atau balasan bagi orang-orang yang berdo’a kepada-Nya dan mengimplementasikan do’anya itu.
(Wallâhu A’lam)
Maha Benar Allâh dengan segala firman-Nya, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi-Nya : Muhammad bin ‘Abdillâh, penghulu para rasûl, dan juga kepada ahli-baitnya, serta seluruh sahabatnya yang setia; dan juga orang-orang yang mengikuti jejak mereka dengan sebaik-baiknya sampai hari qiyamat.
