Topik| SIRÂH

Kesibukannya Berniaga dan Mendapat Gelar “Al-Amîn”

Kesibukannya Berniaga dan Mendapat Gelar “Al-Amîn”

Ketika usianya menginjak sepuluh tahun, Beliau diajak oleh Abû Thâlib, pamannya untuk berangkat berniaga ke negeri Syâm bersama-sama rombongan kafilah dagang Quraisy lainnya. Ini awal dari proses Beliau menjadi saudagar sebagaimana ayahnya dulu. Dan berniaga merupakan profesi kaum Quraisy secara turun-temurun, sebagaimana disebutkan Allâh dalam surah Quraisy (106).

Maka, ketika usia Beliau menginjak dua-puluh tahun, Beliau pun mulai bergabung dengan rombongan kafilah dagang, melanjutkan profesi ayahnya berniaga ke Syâm, sebagaimana layaknya para pemuda Quraisy lainnya. Aktivitas ini merupakan persiapan yang besar bagi tugas kenabian Beliau di masa depan, dan ketika itu Beliau pun telah dikenal sebagai seorang yang memiliki sifat amanah, jujur, waspada dan cerdas.

Sumbangsihnya bagi penduduk Makkah pun mulai nampak. Adapun yang paling menonjol dari diri Beliau, yang membedakannya dengan semua orang adalah sifat amanahnya dalam semua aspek kehidupan, sehingga membuat semua orang mempercayainya dalam berbagai persoalan. Mereka percaya, bahwa Beliau senantiasa teguh memegang kebenaran dan memiliki amanah yang sempurna. Oleh karena itu Beliau dikenal dengan sebutan Al-Amîn yang artinya “seorang yang paling dipercaya”.

Ditulis pada 07 May 2009

Tinggalkan Pesan

DVD TUTORIAL

VIDEO KEGIATAN ASIISC

Waktu Sholat

    Waktu Sholat hari ini di
    ....

Galery Kegiatan

Jadwal dan Kegiatan

UPDATE :
Pengajian Mingguan:
- Sabtu, Jam 10.00 - selesai (Lokasi: Sekolah Al-Ikhlash, Jl. Raya Cipete III No. 12-13 Jakarta Selatan, DKI Jakarta)

- Minggu, Jam 08.00 - selesai (Sawangan Permai Blok D14 No. 10, Rt.05 Rw.09, Kel. Pasirputih, Kec. Sawangan, Depok.)