arifin-ilham-bookSekilas bersama Muhammad Arifin Ilham dan Aktifitasnya
Ust. Debby Nasution
Buku ini bercerita tentang sosok seorang da’i muda yang sangat kondang saat ini, yaitu Muhammad Arifin Ilham dan da’wahnya untuk melakukan dzikir berjama’ah, yang mendapat sambutan begitu luas dari berbagai kalangan masyarakat mulai dari kelas bawah sampai kelas atas, dari rakyat jelata sampai orang kaya, dari preman sampai para ustadz dan kiyai, dari akademisi sampai politisi kelas kakap maupun kelas teri, dari polisi berpangkat rendahan sampai tentara berpangkat jenderal, dari seniman dan budayawan sampai tukang ojek dan juga tukang pijit tunanetra, dari musisi jalanan alias tukang ngamen sampai group band kondang di negeri ini.
Begitu-pula media-masa terutama sekali stasiun-stasiun tv swasta berupaya memanfaatkannya, mereka datang berbondong-bondong mendekatinya demi meraih pemirsa meskipun sering tanpa etika, menampilkan da’wahnya dengan selingan iklan biduanita dangdut yang setengah busana.
Bahkan dari jajaran menteri sampai presiden alias kepala negara menyambut baik da’wahnya, di antara mereka ada yang ikhlas, yaitu benar-benar ikut berdzikir secara serius bersamanya, namun ada juga yang memiliki tujuan pribadi (vested interest) ingin memanfaatkannya, terutama sekali dari kalangan politisi dan partai politik, tentunya demi kepentingan jangka pendek politik praktis mereka.
Dan mereka semua dia sikapi dengan baik, husnu-zhan, akhlaqul-karimah dan tetap menjaga diri untuk tidak terlibat ke dalam lingkaran politik praktis.
Namun, sosok da’i muda ini tidak pernah sepi dari kritik mulai dari yang halus, positif dan membangun sampai dengan yang kasar, mengecam, menghina bahkan menghujat.
Al-Hamdulillâh dia tidak pernah membalas hinaan dan hujatan itu dengan ucapan kasar apalagi dengan tindakan kasar, karena kekasaran memang bukan shifatnya.
Buku kecil ini tidak bermaksud membelanya dari segala macam kecaman atau hujatan, karena ia memang tidak memerlukan pembelaan dari hal seperti itu.
Dan juga tidak bermaksud menampilkan dirinya sebagai sosok atau tokoh yang harus ditiru atau dicontoh apa lagi didewa-dewakan.
Karena di samping ia memang tidak suka di puja-puja, agama Islâm yang sempurna ini telah memiliki figur yang layak, sempurna dan wajib dicontoh, ialah Rasûlullâh saw.

tata-cara-shalat-nabiTatacara shalat Nabi Muhammad SAW
Syaikh ‘Abdul-’Azîs bin ‘Abdillâh bin Bâz
Kitab yang ada di hadapan para pembaca yang mulia adalah kitab yang menerangkan secara ringkas tata-cara shalat Rasûlullâh saw. yang merupakan buah tangan salah seorang ulamâ’ besar dan juga seorang mufti besar di Kerajaan Saudi ‘Arabia, yaitu: Syaikh ‘Abdul-’Azîz bin ‘Abdillâh bin Bâz (rahimahullâh) yang berjudul : “Kayfiyatush-Shalâtin Nabiyi saw.”.
Kitab ini kami terjemahkan dengan idzin tertulis dari beliau (terlampir) dan kami beri judul : “Tata Cara Shalat Nabi saw.”.
Dan atas idzin beliau juga kami lengkapi dengan beberapa tambahan yang kami anggap perlu bagi siapa-saja yang ingin mengikuti shalatnya Rasûlullâh saw. khususnya keluarga besar Studi Islâm As-Salafush-Shâlih yang telah bertekad untuk menghidupkan sunnah-sunnah Beliau saw.
Tujuan kami tidak lain hanyalah agar kita semua betul-betul bisa mengerti dan memahami kitab shalat ini dan selanjutnya mengamalkannya dengan sepenuh hati sehingga kita semua berhak menyandang gelar pengikut setia pendukung sunnah Nabi kita yang mulia Muhammad saw. yang akan bersama-sama Beliau menghirup air telaga Al-Kautsar kelak di hari qiyamat.
Di dalam kitab ini kami nuqilkan dalil-dalil yang mudah dimengerti dan dipahami yang sebagian besar kami kutip dari kitab “Shifatush-Shalâtin-Nabiyyi saw.” karya Syaikh Muhammad Nâshirud-Dîn Al-Albânî (rahimahullâh).
Sebuah kitab bermutu tinggi yang menjelaskan secara rinci tata cara shalat Rasûlullâh saw. namun cukup sulit untuk dipelajari dalam waktu singkat.
Akhirul-Kalam semoga Allâh melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad saw. dan seluruh keluarganya serta para shahabatnya, dan siapa-saja yang mengikuti jejaknya sampai hari qiyamat.

dzikrullahDzikrullâh
Ust. Debby Nasution
Risalah ini menjelaskan tentang makna dan pengertian dzikir dari segi bahasa dan metode pelaksanaannya menurut Rasûlullâh saw.
Serta tujuan atau target yang hendak dicapai oleh setiap muslim dengan dzikir-dzikir tersebut, baik di dunia maupun di akhirat.
Sangatlah penting bagi setiap muslim untuk mempelajari dan mengetahui masalah ini secara mendalam, kemudian melaksanakannya sesuai dengan petunjuk Rasûlullâh saw, karena Beliau-lah satu-satunya contoh yang sempurna, khususnya dalam masalah ini dan umumnya pada semua segi kehidupan. Allâh SWT telah menegaskan hal ini dalam firman-Nya :
“Laqod kâna lakum fî Rasûlillâhi uswatun hasanatun liman kâna yarjullâh wal-yaumal-âkhira wa dzakarallâha katsîran”
Artinya :
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasûlullâh itu suri tauladan yang baik bagi kalian (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allâh dan (kedatangan) hari akhirat serta ia banyak berdzikir menyebut Allâh” (Surat Al-Ahzab (33) : 21)

Karena semua bentuk pelaksanaan ‘ibadah yang tidak sesuai dengan petunjuk Rasûlullâh saw. Adalah sia-sia belaka, sebagaimana sabda Beliau :
“man ‘amila ‘amalan laisa ‘alaihi amrunâ fa huwa raddun”
Artinya :
“Barang-siapa yang melakukan suatu ‘amal yang tidak berdasarkan petunjuk kami, maka – ‘amal itu – ditolak (sia-sia)”

study-islamStudy Islam seri I
Ust. Debby Nasution
Buku yang ada di hadapan pembaca adalah seri pertama dari buku “Study Islâm” yang insya Allâh akan berlanjut terus dengan seri kedua dst.
Adapun sebagian besar isinya merupakan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepada kami, baik melalui sms maupun melalui ta’lim atau pengajian hadits “Shahîh Al-Bukhârî” pada malam Rabu di masjid “Al-Amru Bit-Taqwâ” di perumahan “Mampang Indah Permai” yang disampaikan oleh saya (Debby Nasution) dan dipandu oleh ustadz Muhammad Arifin Ilham.
Dari begitu banyaknya pertanyaan yang disampaikan dan beragamnya, kami menyimpulkan betapa kaum Muslimîn sebenarnya sangat butuh terhadap informasi yang benar tentang Dînul-Islâm, agama mereka yang sempurna sehingga kami merasa perlu menerbitkan buku ini sebagai suatu kebutuhan yang mendesak.
Dan kami berusaha sedapat mungkin untuk memudahkan para pembaca memahami informasi yang ada di dalam buku ini, sebagaimana sabda Rasûlullâh saw. : “Yassirû wa lâ tu’assirû”
Artinya :
“Mempermudahlah, jangan mempersulit……….”.
(H.R. Al-Bukhârî)

shaumShaum, sesuai sunnah Nabi SAW dan kandungan hikmahnya
Ust. Debby Nasution
Alhamdulillâh wahdah, wash-shalatu was-salamu ‘alâ man lâ nâbiya ba’dah. Amma ba’du.
Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allâh yang tiada sesembahan selain Dia.
Shalawat dan salam sejahtera kami sampaikan kepada junjungan kita Nabi pilihan Allâh, Muhammad saw. pembawa hidayah dan rahmah, dan juga atas segenap keluarga dan para shahâbatnya yang berhati suci dan bersih.
Bersama ini kami sampaikan di hadapan pembaca sebuah kitab yang membahas masalah Shaum secara rinci berlandaskan petunjuk Rasûlullâh saw yang terdapat di dalam hadits-hadits beliau yang shâhih, yang merupakan sebaik-baiknya petunjuk ke jalan yang lurus.
Telah sama-sama kita ketahui bahwa Shaum adalah salah satu dari rukun Islâm yang lima dan merupakan ibadah yang tujuannya memelihara diri dan hati manusia dari segala macam penyakit lahir dan bathin yang bersumber dari hawa nafsu, sebagaimana firman Allâh yang artinya :
“Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan Shaum atas kalian, sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian terpelihara (dari kejahatan)”
(Q.S. Al-Baqarah (2) : 183)

Ayat ini secara tegas menyatakan bahwa tujuan Shaum itu ialah supaya kita terpelihara dari kejahatan, baik yang berhubungan dengan lahir maupun yang berhubungan dengan bathin.
Menahan haus dan lapar itu bukanlah tujuan daripada Shaum, sebagaimana yang difahami oleh kebanyakan orang sekarang. Akan tetapi ia adalah jalan untuk mencapai tujuan yang telah disebutkan oleh ayat di atas yaitu memelihara kesucian lahir dan bathin.
Memang, Shaum adalah senjata yang ampuh untuk memerangi syahwat manusia, yang merupakan sumber dari segala macam kejahatan yang melemahkan jiwa, namun pelaksanaannya haruslah sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh Allâh dan Rasûl-Nya.

Buku “Kedudukan Militer Dalam Islam” Diluncurkan

Sebuah buku berjudul “Kedudukan Militer Dalam Islam dan Peranannya Pada Masa Rasulullah SAW” dibedah di Jakarta, Senin (30/6). Bedah buku karya Debby M Nasution yang diselenggarakan GPMI, ASIISC (As-Salaf, Information and Islamic Study Center) dan MTDK PP Muhammadiyah, dihadiri antara lain Menhub Agum Gumelar, dan Ketua F-PBB DPR Ahmad Sumargono.

Buku ini mengungkap keberhasilan Rasulullah SAW membangun sebuah kekuatan militer yang dilandaskan keimanan dan tauhid, kekuatan militer yang mampu menembus dinding jazirah Arabia, menggempur dan membuat hancur berantakan pasukan Romawi yang terkenal kuat dan berdisiplin dan juga pasukan baju besi Persia yang masyhur.

Debby membeberkan ciri-ciri khusus militer atau pasukan Islam yang dibentuk oleh Nabi yang mulia ini, yang juga menjadi faktor penentu kemenangan mereka di setiap medan tempur, yaitu: moral yang tinggi dan watak yang mulia; mereka bukanlah pasukan yang haus darah, yang gemar merampok.

Dengan kata lain, mereka sepenuhnya menyadari bahwa profesi mereka sebagai militer adalah profesi yang sangat mulia menurut neraca Allah, profesi yang senantiasa harus dipelihara kebersihannya dan sama sekali tidak boleh dikotori oleh perbuatan-perbuatan hina dan tercela.

Agum Gumelar sendiri dalam pengantarnya menyebut setuju dengan Debby bahwa nilai-nilai Islam, meliputi iman dan taqwa sangat penting bagi prajurit. “Prajurit tanpa iman dan taqwa hanya akan menjadikannya sebagai pembunuh yang sadis,” kata dia.

Pendekatan sejarah

Debby Nasution menyusun buku ini pendekatan sejarah, berbicara tentang kedudukannya yang sangat mulia dalam pandangan Islam, profesionalisme, persenjataan, organisasi, tugas-tugas kemiliteran atau operasi militer dan tujuannya serta wajibnya membangun kekuatan militer yang profesional, yang semua itu telah ada dan dilaksanakan sejak masa Rasulullah SAW, serta peranannya yang signifikan dalam menjaga kedaulatan negara dan menegakkan dakwah Islam ke seluruh penjuru.

Mengutip Al-Ustadz Sayyid Quthb (rahimahullah), Debby menulis bahwa Islam harus memiliki kekuatan militer yang mendampinginya di permukaan bumi dengan mengemban 4 (empat) tugas utama:

Pertama: Menghilangkan semua rintangan dan kezhaliman yang menghalangi kebebasan manusia untuk memilih ‘aqidah Islam – atau tetap pada keyakinannya semula – dan kemudian melindungi setiap individu yang telah memilihnya.

Kedua: Menimbulkan rasa gentar siapa saja yang memusuhi agama ini, sehingga mereka tidak berfikir untuk menyerang Negara Islam yang dijaga oleh kekuatan militer ini.

Ketiga: Meningkatkan rasa gentar tersebut di dalam hati para musuh, sehingga mereka tidak pernah berfikir untuk menahan langkah maju Islam yang terus bergerak membebaskan manusia di seluruh permukaan bumi.

Keempat: Menghancurkan semua kekuatan lain di muka bumi yang menempatkan dirinya sebagai Tuhan, menindas manusia dengan peraturan-peraturan yang dibuatnya dan kekuatan yang dimilikinya.

Selain itu buku ini juga sedikit menyinggung tentang masyarakat universal yang dibangun oleh Rasulullah SAW, yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa, seperti Arab, Persia, Romawi, Syam, Mesir, Afrika dan lainnya, serta kebebasan politik yang dinikmati oleh umat Islam pada masa itu. Hal ini menolak anggapan sebagian orang yang menuduh bahwa dalam bidang politik, Islam itu identik dengan militeristik. (Di tulis ulang dari http://www.pelita.or.id)

DVD TUTORIAL

Nasehat Harian

  • 51. Nabi saw. bersabda:"Al-Hujjaju Wal-'Ummaru Wafdullah,In Sa-alu U'thu,Wa In Da'au Ujibu,Wa In Anfaqu Ukhlifu". (Org2 yg melakukan haji dan 'umrah itu adalah tamu Allah,jika mrk.minta --sesuatu kpd Allah-- pasti diberi;jika mrk berdo'a pasti dikabulkan,dan jika mrk infaq pasti diganti)
  • 50. Hajji artinya dari segi bahasa Al-Qashdu Ila Man Tu'azhzhimuhu (Sengaja berkunjung kpd. Yang sangat engkau hormati). Yaitu Allah Rabbul-'Alamin.Dan Baitullah (Ka'bah) adalah symbol dari kunjungan (haji) kpd. Allah.Dari sinilah dibangun pengertian;Orang yg menunaikan ibadah haji adalah tamu2 Allah.
  • 49. Nabi saw bersabda:"Innal-Mushalli Yunaji Rabbahu,Fal-Yanzhur Bima Yunaji Bihi.." Artinya:"Sesungguhnya org yg shalat itu ber-bisik2 (berkomunikasi) dgn Rabb-nya (Allah),maka hendaklah ia perhatikan isi pembicaraannya dgn Allah"(H.R.Malik).Betapa luar-biasanya ibadah shalat ini.(Subhanallah).
  • 48. Target ketiga:Membangun jalinan komunikasi yg intens dgn Allah;sebagaimana firman Allah:"Ya-ayyuhalladzina Amanusta'inu Bish-Shabri Wash-Shalah. Innallaha Ma'ash-Shabirin".Artinya:Hai org2 yg beriman,minta tolonglah kalian --kpd Allah-- dgn sabar dan shalat.Sesungguhnya Allah bersama org2 yg sabar (surah 2 ayat 153).(Bersambung)
  • 47. Termasuk perbuatan keji, adalah memaki, mencela, mengeluarkan ucapan kotor dll termasuk juga melakukan perbuatan zina. Ayat tersebut menyatakan secara eksplisit bhw setiap manusia memiliki potensi berbuat keji dan munkar,tdk perduli seorg ulama atau ustadz sekalipun. Nah,shalat yg dilakukan dgn cara2 yg sesuai dgn atur...annya,akan menjadi penghalang atau mencegah dari itu semua.Subhananallah.(Bersambung).
  • 46. Target shalat yg kedua:Membangun benteng yg kuat utk melindungi diri dari sifat2 buruk sebagaimana firman Allah:"Aqimish-Shalat, Innash-Shalata Tanha 'Anil-Fahsya-i Wal-Munkar" artinya: Tegakkanlah Shalat,sesungguhnya Shalat --dapat--mencegah dari perbuatan keji dan munkar (surah 29 ayat 45).Yg dimaksud keji adalah per...angai buruk, dan yg maksud munkar adalah semua perbuatan yg dilarang dan dibenci Allah. (Bersambung)
  • 45. Imam Ibnul-Qayyim mengatakan bahwa "Org yg, relaksasi dalam shalat akan merasa ringan, bahagia dan semua beban hidupnya pun hilang".Jadi,perasaan itu semua diraih ketika shalat, bukan setelah shalat.Padahal,kita pada umumnya merasa ringan setelah shalat.Tanpa disadari kita telah menganggap shalat itu beban,sehingga set...elah shalat kita merasa beban itu hilang. Inilah kekeliruan besar kita selama ini.(Bersambung)
  • 44. Thuma'ninah artinya tenang, tdk ter-gesa2,seperti umumnya org yg sedang relaksasi atau beristirahat. Dgn kata-lain,istirahat batin (jiwa) dilakukan sepenuhnya di dalam shalat,bukan setelah shalat.Inilah yg harus disadari oleh setiap muslim yg akan shalat;bahwa ia akan melakukan relaksasi batin.Dan org yg shalat dgn thu...ma'ninah justru akan merasa ringan dan shalatnya pun terasa sebentar.
  • 43. Shalat adalah ibadah paling agung setelah syahadat. Ada 3 target jangka pendek dari shalat; pertama:sebagai sarana istirahat jiwa (batin),sabda Nabi saw:"Arihna Bish-Shalah"(Istirahatkanlah--diri--kita dgn. shalat).Jadi,shalat adalah sarana relaksasi utk memulihkan energi batin yg. terkuras ketika berintraksi dgn kehid...upan.Itulah sebabnya shalat harus dilakukan dgn thuma'ninah.(Bersambung)
  • 42. Artinya--menurut Syaikh Al-Albani--,siapa-saja bekerja dgn 3 motivasi tsb atau dgn salah satu dari 3 motivasi itu, maka ia sama dgn org yg berjihad dalam Sabilillah;artinya jika mati, maka ia "mati syahid", yaitu; ia akan bebas dari siksa kubur dan pada hari Kiamat ia langsung masuk ke dalam Sorga tanpa dihisab. Subhanallah Wal-Hamdulillah
  • 41. Dan siapa-saja yg bekerja utk menjaga --kehormatan--dirinya,ia pun juga dalam Sabilillah (Silsilah Hadits Shahih jilid V no.2232). Menurut hadits ini ada 3 motivasi (niat) dalam bekerja yg membuat pelakunya berada dalam Sabilillah;yaitu: utk. kedua org.tua, utk keluarga dan utk diri sendiri. (Bersambung)
  • 40. Ucapan Umar ini sesungguhnya merupakan penjelasan sabda Nabi saw:"Man Sa'a 'Ala Walidaihi Fafi Sabilillah, Wa Man Sa'a 'Ala 'Iyalihi Fafi Sabilillah, Wa Man Sa'a Linafsihi Liya'iffaha, Fahuwa Fi SabilillaH" (Siapa-saja bekerja--mencari nafkah-- utk kedua org.tuanya, maka ia dalam Sabilillah,siapa-saja yg bekerja utk ke...luarganya,maka ia juga dalam Sabilillah....(bersambung)
  • 39. Ucapan Umar merupakan acuan bagaimana sikap dan pandangan seorg. mu'min seharusnya terhadap pekerjaan mencari nafkah. Umar adalah seorg.sahabat Nabi saw. yg paling benar ucapannya, sehingga Nabi saw berkata:"Innallaha Wadha'al-Haqqa 'Ala Lisani 'Umar Yaqulu Bihi" (Sesungguhnya Allah meletakkan kebenaran pada lisannya U...mar, dan ia mengatakan kebenaran itu). Artinya, Nabi saw melegitimasi kebenaran ucapan Umar.
  • 38. Umar bin Khaththab berkata:"Tidak ada tempat yg paling aku sukai utk mati (menjemput ajal) kecuali pasar,yaitu ketika aku sedang berjual-beli utk menafkahi keluargaku"(Ihya hal.385). Ucapan Umar ini merupakan pernyataan tegas, bahwa ia ingin mati di pasar pada saat sedang melakukan jual-beli (berdagang), bukan di masji...d ketika sedang shalat,berdo'a, berdzikir dsb.(Bersambung)
  • 37. Nabi saw bersabda:"Innallaha Yuhibbul-Mu'min Al-Muhtarif" (Sesungguhnya Allah sangat menyukai seorg.mu'min yg. bekerja keras). Bekerja keras dalam mencari nafkah adalh sikap yg. terpuji.
  • 36. Kiamat adalah kehancuran total alam semesta, namun seorang muslim diharuskan terus menyelesaikan pekerjaannya selama ia bisa melakukannya walaupun Kiamat telah datang di depan kedua matanya. Nabi saw tdk mengatakan kpd si muslim jika Kiamat datang, hendaklah ia tinggalkan pekerjaannya, lalu masuk ke dalam masjid utk be...rdo'a. Tidak..!! Tidak..!! Nabi saw. tdk berkata seperti itu. (bersambung)
  • 35. Islam sangat menghargai "pekerjaan"atau "bekerja" sabda Nabi saw:"Wa In Qamatis-Sa'ah Wa Fi Yadi Ahadikiumul-Fasilah, Fa Inis-Tatha'a An Yaghrisaha Qabla An Yaquma Fal-Yaghrisha" (Meskipun Kiamat sdh terjadi,namun di tangan kalian masih ada pohon kurma, jika ia masih sempat menanamnya seblm. berdiri, maka tanamlah !!) ...(bersambung)
  • 34. Nabi saw bersabda:"Ad-Du'au Saiful-Mu'min" Artinya:"Do'a adalah senjatanya org2 yg beriman". Semoga do'a ini menjadi senjata bagi kita dalam menghadapi mara-bahaya yg datang secara tiba2 dan bisa mengenai siapa-saja. Amien Ya Rabbal-'Alamin.
  • 33. (7) Wa A'udzubika An Amuta Ladighan (Dan aku berlindung kpd-Mu jika aku mati karena disengat). Maksudnya, jangan sampai aku menemui kematian karena disengat, baik disengat ular, kalajengking dan binatang2 berbisa lainnya. (Hadits Riwayat Abu Dawud; 'Aunul-Ma'bud juz IV hal.410). Inilah do'a yg selalu dibaca oleh Nabi s...aw. agar terhindar dari 7 macam mara-bahaya yg bisa terjadi secara tiba2 dan menimpa siapa-saja.
  • 32.  (6) Wa A'udzubika An Amuta Fi Sabilika Mudbiran (Dan aku berlindung kpd-Mu jika aku mati dlm. keadaan murtad dari jalan-Mu). Murtad artinya meninggalkan Islam, berpaling kpd agama yg lain. Jadi, kita minta kpd. Allah agar Ia menguatkan hati dan iman kita kpd-Nya sampai ajal datang menjemput dan kita pun mati sebagai seorang muslim.
  • 31. Benci pd kematian berarti benci bertemu Allah.Nabi saw mengatakan:"Siapa yg benci bertemu Allah, maka Allah pun benci bertemu dgn.nya". Dan para ulama mengatakan,bhw gangguan setan yg paling dahsyat adalah ketika manusia menghadapi sakratul-maut,karena saat itu merupakan kesempatan mrk yg terakhir utk memperoleh teman ...di Neraka. (Na'udzu Billahi Min Dzalik).
  • 30. (5) Wa A'udzubika An-Yatakhabbathaniasy-Syaithanu 'Indal-Maut (Dan aku berlindung kpd-Mu dari intervensi setan ketika -- aku -- akan mati). Yg.dimaksud intervensi setan ialah gangguan setan thd. hati ketika kita menghadapi sakratul-maut sehingga kita gagal mencapai husnul-khatimah (kematian yg indah).Gangguan itu antar...a lain, meng-halang2i kita bertaubat, membuat kita merasa tdk suka (benci) pd. kematian (bersambung)
  • 29. Wal-Harami (Dan juga pikun). Pikun adalah usia tidak produktif, dan juga menjadi beban orang-lain, karena manusia yg mengalami pikun, kembali seperti anak kecil (balita) lagi. Nabi saw berlindung kpd Allah dari kondisi seperti itu.
  • 28. (4) Wa A'udzubika Minal-Haraqi (Dan aku berlindung kpd-Mu dari terbakar). Maksudnya mati terbakar atau mengalami kebakaran seperti banyak terjadi akhir2 ini, entah disengaja atau tidak.
  • 27. (3)Wa A'udzubika Minal-Gharaqi (Dan aku berlindung kpd-Mu dari tenggelam). Misalnya tercebur dikolam air yang dalam, sungai atau lautan, termasuk juga karam bersama perahu atau kapal. Pokoknya Beliau berlindung kpd Allah, jgn sampai Beliau mati tenggelam.
  • 1. (2) Wa A'udzubika Minat-Taraddiy (Dan aku berlindung kpd-Mu dari jatuh dari tempat yg tinggi). Misalnya jatuh dari atas gunung, atap rumah atau bersama pesawat terbang yg. jatuh, atau jatuh ke dalam sumur. Pokoknya Beliau saw berlindung kpd Allah jgn sampai Beliau mati karena jatuh dari tempat yg tinggi.
  • 26. Nabi saw berdo'a minta perlindungan dari 7 perkara; do'a Beliau: (1) Allahumma Inni A'udzubika Minal Hadmi (Ya Allah, aku berlindung kpd-Mu dari tertimpa bangunan). Kalimat do'a ini secara tegas menyatakan bahwa siapa-saja bisa mati tertimpa bangunan runtuh seperti yg. terjadi di Sum-Bar. Dan Nabi saw adalah kekasih Al...lah,sebaik-baik manusia, toh Beliau masih minta perlindungan jgn. sampai tertimpa bangunan runtuh.
  • 25. Mengkaitkan gempa di Sum-Bar sebagai azab adalah logika bodoh atau logika Dajjal yg menyesatkan. Marilah kita bersikap hati2, dan terus berusaha membantu saudara2 kita di sana, Nabi saw bersabda:"Wallahu Fi'Aunil-'Abdi Ma Kanal-'Abdu Fi'Auni Akhihi"( Allah akan selalu menolong hamba-Nya selama ia menolong sdr.nya).
  • 24. Jadi, janganlah kita meng-kait2kan peristiwa gempa yg menimpa Sum-Bar khususnya, sebagai azab atau laknat yg. diturunkan Allah karena org.2 Sum-Bar bukan org.sholeh dsb. Itu adalah pernyataan2 yg mengandung fitnah dan menyesatkan. Saya kira di Ibu Kota sangat banyak para pelaku maksiat 24 jam. Tapi toh tdk dihantam gempa, apa org,2 di Ibu Kota itu sholeh semua?
  • 23. Gempa adalah fenomena alam yg biasa terjadi di-mana2 dan bisa menimpa siapa-saja, orang2 yg. sholeh atau yg. jahat, sehingga Nabi saw. berdo'a: "A'udzu Bi 'Azhimatika An Ughtala Min Tahti" (Ya Allah, aku berlindung kpd.-Mu dari bahaya -gempa-- yg mengancam dari bawahku).Coba lihat, Nabi saw. saja sebagai kekasih Allah ...masih minta perlindungan dari bahaya gempa. Artinya, Beliau pun merasa kuatir ditimpa gempa.
  • 22. Menafsirkan Al-Quran dgn pendapat pribadi adalah perbuatan yg dilarang agama;Nabi saw bersabda (yg.artinya):"Siapa-saja yg menafsirkan Al-Quran dgn pendapatnya......., maka silahkan ia duduk di Neraka" (HR.Tirmidzi). (2) Menuduh kafir thd.org2 muslim, padahal Nabi saw (yg.artinya):"Siapa-saja yg menuduh kafir thd. musl...im,maka tuduhan itu akan kembali kpd.dirinya".
  • 21. Akhir2 ini ada sebagian org. yg mengaitkan wkt. terjadinya gempa di Sumbar; pkl.17.16 dgn QS 17:16; pkl.17.58 dgn QS 17:58 dsb.Padahal ayat2 tsb berkaitan dgn siksa yg menimpa org2 kafir,dgn kata-lain mrk.menuduh para korban gempa adalah org2 kafir.Sungguh ini perbuatan fitnah yg luar-bisa. Justru mrk. tlh.melakukan 2 ...pelanggaran besar:(1) Mentafsirkan Al-Quran se-mata2 dgn pendapat pribadi..(bersambung)
  • 20. Para 'ulama berkata:"Fikratu Fi Ala-illah Yatawalladu minhal-Mahabbah Wasy-Syukru" (Mengingat nikmat2 Allah akan melahirkan rasa cinta dan bersyukur kpd. Allah). 'Ali berkata: Ada 6 nikmat yg paling utama: (1) Islam (2) Al-Quran (3) Muhammad Rasulullah saw (4) Kesejahteraan (5) Tertutupnya aib (6) Bebas dari ketergantu...ngan kpd org.lain. Ke 6 nikmat ini ada pd.kita, tinggal bagaimana kita memahami dan mengelolanya...
  • 19. Kedua:Bersyukur dgn hati. Nabi saw bersabda:"Liyattakhidz Ahadukum Qalban Syakiran" artinya:"Hendaklah tiap2 kalian mengupayakan hatinya utk selalu bersyukur". Mengupayakan hati utk selalu bersyukur dilakukan dgn cara selalu mengingat nikmat2 Allah, sebagaimana firman Allah:Wadzkuru Ni'matallahi 'alaikum (ingatlah sela...lu nikmat Allah atas kalian)....(bersambung)
  • 18. Umar pernah bertanya kpd Ali tentang kedudukan kalimat "Al-Hamdulillah". Ali pun menjawab:"Kalimatun Radhiyallahu Linafsih Wa Ahabba An Tuqal".Artinya:(Al-Hamdulilah) adalah kalimat yg Allah ridhai bagi diri-Nya dan Dia pun sangat suka bila kalimat itu diucapkan. Ibnu 'Abbas berkata:"Al-Hamdulillah Kalimatu Kulli Syaki...r".Artinya: "Al-Hamdulillah adalah ucapan tiap2 org yg bersyukur".
  • 17. Dari ke-2 hadits tsb disimpulkan bhw.ucapan Al-Hamdulillah memiliki nilai yg.amat tinggi dan kontribusi luar-biasa sebagai ungkapan kesyukuran dgn. lisan. Karena ucapan Al-Hamdulillah lebih tinggi nilainya dari nikmat itu sendiri,bahkan andaikan nikmat tsb berupa seluruh kekayaan dunia.Dan juga lebih besar kontribusiny...a daripada nikmat itu sendiri...Sungguh berbahagialah umat Muhammad saw.dgn kalimat Al-Hamdulillah..
  • 16. Nabi saw. bersabda yg artinya:"Andaikan dunia seluruhnya diberikan kpd seorg.umat-ku,lalu dia mengucapkan"Al-Hamdulillah", maka ucapannya itu lebih afdhal dari --seluruh dunia yg menjadi miliknya--itu"(H.R.Hakim&Tirmidzi).Dlm.hadits lain Nabi saw bersabda: "Sesungguhnya Allah ridha kpd seorg hamba yg selalu menyebut Al...-Hamdulillah setiap selesai makan atau minum"(H.R.Ahmad,Muslim dll).
  • 15. Bersyukur kpd Allah baru dianggap sempurna bila memenuhi 4 syarat;Pertama:Bersyukur dgn lisan (ucapan),yaitu menyebut"Al-Hamdulillah"pd.setiap nikmat yg diperoleh.Dlm.hal ini Nabi saw bersabda yg artinya: Tdk.lah seorg.hamba mendapat nikmat dari Allah lalu ia mengucap Al-Hamdulillah,melainkan ucapan itu lebih hebat dar...i nikmat tsb).Dalam hadits lain disebutkan:....
  • 14. Bersyukur itu wajib. Lawan kata "Syukur" adalah "Kufur" yg artinya:"Menentang tdk menghargai". Allah berfirman:"La In Syakartum La Azidannakum Wa La In Kafartum, Inna 'Adzabi Lasyadid" (Jika kalian bersyukur,maka Aku (Allah) pasti akan menam- bahkan--nikmat-- pd kalian, dan jika kalian kufur, sesungguhnya siksaan-Ku am...atlah keras) Surah 14 ayat 7.
  • 13. Apa arti bersyukur? Syukur itu bahasa Arab berasal dari kata "Syakara" yg. artinya "Tsana-a" yaitu: Memuji dan menghargai".Jadi, "mensyukuri nikmat" artinya:"Memuji dan menghargai nikmat" apa saja yg datang dari Allah,se- dikit atau banyak.Disebutkan dari Nabi saw.:"Man Lam Yasykur Qalil Lam Yasykur Katsir" (Siapa saja... yg tdk bisa mensyukuri nikmat yg sedikit, maka ia tdk.akan bisa mensyukuri nikmat yg.banyak).
  • 12. Luqmanul-Hakim berkata:"Manusia itu terdiri dari 3 bagian; seper-3 miliik Allah,seper-3 milik dirinya dan seper-3 milik belatung.Adapun yg.mutlak milik Allah adalah ruh-nya. Dan yg. menjadi miliknya,adalah amalnya.Sedangkan yg. menjadi milik belatung adalah jasadnya".
  • 11. Nabi saw bersabda: "Al-Kayyisu Man Dana Nafsahu Wa'Amila Lima Ba'dal-Maut". (Org.yg.cerdas,adalah yg. mampu mengendalikan dirinya,dan selalu beramal (bersiap) utk. menghadapi resiko setelah kematian)
  • 10. Sabda Nabi saw:"La Qalbu Ibnu Adam Asyaddu Inqilaban Minal-Qidri Idzaj-Tama'at Ghalyanan". Artinya: "Sungguh, hati manusia itu lebih dahsyat bergolaknya daripada --air-- yang mendidih dalam periuk".(H.R. Ahmad dan Al-Hakim). Hadits menunjukkan betapa bolak-baliknya hati dan pikiran, ber-pindah2 dari satu keadaan kpd. k...eadaan yg. lain terjadi begitu cepat, tanpa proses yg. panjang....
  • 9. Syarat ke (5): Melakukan shalat malam pada malam2 Ramadhan;Nabi saw bersabda:"Man Qama Ramadhana Imanan Wah-Tisaban Ghufira Lahu Ma Taqaddama Min Dzanbihi".(Siapa-saja yang berdiri --shalat di malam2 -- Ramadhan, karena iman dan mencari hitungan,akan diampuni segala dosa ia lakukan pd. wkt. yang lalu. H.R. Al-Bukhari).... Al-Hamdulillah Bini'matihi Tatimmush-Shalihat. Selesailah 5 syarat mencapai target Shaum.
  • 8. Syarat ke(4): Tidak mengeluarkan kata2 cabul,ber-teriak2(bertengkar),sabda Nabi saw: Idza Kana Yaumu Shaumi Ahadikum Fala Yarfuts Wa La Yashkhab,Fa-in Sabbahu Ahadun Aw Qatalahu Fal-yaqul Innim-ru-un Sha-imun (Ketika ada hari berpuasa salah seorg kalian, maka jgn.lah ia mengucapkan kata2 cabul dan ber-teriak2 (me-maki2...). Jika ada org yg memakinya atau memojokkannya, katakanlah:"Aku sedang berpuasa". H.R. Al-Bukhari)
  • 7. Syarat ke (3): Tidak menggunjing orang, sabda Nabi saw:"Ash-Shaumu Junnatun Ma Lam Yahriqha Bil-Ghibah" (Puasa itu adalah perisai --kehidupan--selama ia (org yg. bersangkutan) tdk merusaknya dgn menggunjing. H.R. An-Nasa-i dan Ad-Darimi). Jadi, menggunjing itu merusak perisai dan pahala Shaum.Padahal puasa itu menurut ...Nabi saw adalah perisai yg dapat melindungi dlm.pertempuran hidup, terutama utk 11 bulan ke depan.
  • 6. Syarat ke(2):Meninggalkan ucapan dan perbuatan dusta,sabda Nabi saw:"Man Lam Yada' Qaulaz-Zur Wal-'Amala Bihi, Falaisa Lillahi Hajatun Fi An-Yada'a Tha'amahu Wa Syarabahu"(Siapa-saja yg tdk meninggalkan ucapan dan perbuatan dusta,maka tdk ada keinginan bagi Allah utk--menerima puasanya meskipun--ia meninggalkan makan d...an minumnya. H.R.Al-Bukhari) Maksudnya,meskipun ia menahan lapar dan haus, pahala puasanya sia2.....
  • 5. Menurut hadits2 yg. shahih,ada 5 (lima) syarat yg. herus dipenuhi oleh setiap muslim, agar puasanya mencapai hasil; (1) Berpuasa dgn niat krn. iman kpd Allah dan mencari hasil, sabda Nabi saw :"Man Shama Ramadhana Imanan Wah-Tisaban Ghufira Lahu Ma Taqaddama Min Dzanbihi" (Siapa-saja yg berpuasa Ramadhan krn iman dan m...encari hasil (yaitu Taqwa), maka diampuni segala dosa2 yg. dahulu ia kerjakan. H.R. Bukhari) .....
  • 4.  Allah SWT telah menegaskan tujuan puasa; yaitu LA'ALLAKUM TATTAQUN (agar kalian bertaqwa). Arti Taqwa dari segi bahasa: "Terpelihara dari berbagai penyakit". Jadi, puasa bertujuan utk memelihara qalbu dari macam2 penyakit batin, seperti; ujub, takabur, dengki dsb. Taqwa juga berarti "Makhafatullahi Wal-'Amalu Bitha'ati...h" (Rasa takut kpd Allah serta melaksanakan kepatuhan kpd-Nya). Inilah tujuan puasa.....
  • 3. Shaum atau Puasa itu arti sesungguhnya adalah: "Tarkul-Kalam Wa Imsakun 'anil-Fi'li" (Meninggalkan/Memelihara ucapan dan menahan -- diri -- dari perbuatan). Nabi saw bersabda (artinya): "Puasa itu bukan -- sekedar -- menahan makan dan minum, akan tetapi puasa adalah menahan diri dari perbuatan sia2 dan ucapan yg. kotor".
  • 2. Siapa saja yang sibuk dengan urusan syahwat, maka ia tidak bisa lepas dari wanita. Siapa saja yang sibuk dengan urusan harta , maka ia tidak bisa lepas dari perbuatan haram.
  • 1.  "Sungguh, hati (pikiran) manusia itu lebih sangat bergolak daripada air yang mendidih dalam panci"

VIDEO KEGIATAN ASIISC

Waktu Sholat

    Waktu Sholat hari ini di
    ....

Most Downloaded

  • N/A

Tools