Memperbanyak Dzikir Lâ Ilâha Illallâh
Kalimat “Lâ ilâha illallâh” adalah dzikir yang paling utama, sebagaimana sabda Rasûlullâh saw.:

“Seutama-utamanya dzikir ialah “Lâ ilâha illallâh” dan seutama-utamanya do’a ialah “Al-Hamdulillâh”.
(H.R. Nasâ-î).
Yang dimaksud Al-Hamdulillâh di sini menurut sebagian ‘Ulama ialah surah Al-Fâthihah yang memiliki kandungan do’a yang sempurna.
Nabi saw. memerintahkan untuk memperbanyak membaca kalimat ini, beliau bersabda :

“Tetapkanlah oleh kalian (menyebut) “Lâ ilâha illallâh dan Istighfâr“ (menyebut Astaghfirullâh). Karena sesungguhnya Iblis berkata : Aku merusak manusia dengan dosa, maka ia merusak aku dengan “Lâ ilâha illallâh dan Istighfâr”. Maka ketika aku melihat hal itu, aku rusak mereka dengan hawa-nafsu sehingga mereka menyangka seolah-olah telah mendapatkan petunjuk – dengan hawa-nafsunya –
(H.R. Bukhârî & Muslim dari Abu Bakar)
