Memperbanyak Dzikir Lâ Ilâha Illallâh Kalimat “Lâ ilâha illallâh” adalah dzikir yang paling utama, sebagaimana sabda Rasûlullâh saw.: “Seutama-utamanya dzikir ialah “Lâ ilâha illallâh” dan seutama-utamanya do’a ialah “Al-Hamdulillâh”. (H.R. Nasâ-î). Yang dimaksud Al-Hamdulillâh di sini menurut sebagian ‘Ulama ialah surah Al-Fâthihah yang memiliki kandungan do’a yang sempurna. Nabi saw. memerintahkan untuk memperbanyak membaca kalimat [...]
Bacaan-bacaan Dzikir di waktu Pagi dan Sore A. Untuk Menghadapi Hari Kiamat Rasûlullâh saw. bersabda : “Barang siapa yang mengucapkan : “Subhânallâhi wa bi hamdih” 100 X ketika masuk waktu subuh dan ketika waktu sore, maka tidak ada seorang pun yang datang pada hari kiamat – bisa mengalahkan – keistimewaan yang dibawanya, kecuali seorang yang [...]
A. Menghidupkan Hati (Rohani) Rasûlullâh saw. bersabda : “Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Rabb-nya dan orang yang tidak berdzikir (lalai), adalah bagaikan orang yang hidup dan orang yang mati” (H.R. Bukhârî dari Abu Musa Al-Asy-arî r.a.) Syaikhul-Islâm Ibnu Taymiyyah (rahimahullâh) berkata : “Dzikrullâh bagi manusia seperti air bagi ikan, maka lihatlah bagaimana ikan bisa hidup [...]
Al-Qur-’ân telah memerintahkan orang-orang yang beriman untuk berdzikir menyebut nama Allâh sebanyak-banyaknya, sebagaimana disebutkan dalam surah Al-Ahzab (33) : 41 : “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allâh, dzikir yang sebanyak-banyaknya”. Adapun tujuan dzikir – secara global – menurut Al-Qur-’ân ialah : A. Untuk menenteramkan hati Ini disebutkan dalam surah Al-Ra’du (13) : [...]
Kata Dzikir berasal dari kata Dzakara yang artinya dari segi bahasa ialah : “Memelihara dalam ingatan”. Jadi, Dzakarallâha artinya : “(Ia) Memelihara ingatan untuk selalu mengingat Allâh dengan cara bertasbih dan mengagungkan-Nya”. Sedangkan Dzakara Ismallâh artinya : “Menyebut nama Allâh”. Imam Nawawi (rahimahullâh) mengatakan bahwa dzikir itu dapat dilakukan dengan hati atau dengan lisan. Akan [...]